TITIKTENGAH.COM – Musyawarah Daerah (Musda) XII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali menjadi momentum penting dalam memperkuat peran MUI sebagai khadimul ummah atau pelayan umat, sekaligus mempererat silaturahmi antar tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan di Bali.
Kegiatan Musda XII MUI Provinsi Bali turut dihadiri oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Kehadiran Gubernur Bali berlangsung dalam suasana penuh keakraban bersama H. Mudjiono, mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh-tokoh keumatan.
Disampaikan apresiasinya dan harapannya agar MUI Bali terus solid dan berkontribusi aktif dalam membangun Bali.
Gubernur Koster juga menyatakan komitmennya untuk selalu membantu dan bekerja sama dengan MUI, sejalan dengan tema Musda: “Meneguhkan Peran Ulama untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Masyarakat Bali.”
Komitmen tersebut telah direalisasikan salah satunya melalui hibah untuk finishing gedung baru MUI Bali di Denpasar.
Musda XII MUI Bali tidak hanya menjadi forum musyawarah organisasi, tetapi juga ruang strategis untuk meneguhkan peran MUI sebagai rumah bersama bagi umat.
Melalui forum ini, MUI diharapkan semakin berperan aktif dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta merawat kerukunan umat beragama di tengah keberagaman masyarakat Bali.
Dengan semangat kebersamaan dan dialog yang konstruktif, Musda XII MUI Provinsi Bali diharapkan mampu menghasilkan rumusan program dan kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan umat, serta berkontribusi positif dalam menjaga harmoni sosial dan keagamaan di Bali.








