DENPASAR – Sekolah Albanna menyelenggarakan Kajian Keluarga Islami sebagai bagian dari pembinaan spiritual bagi seluruh pegawai, baik tenaga pendidik maupun non-pendidik. Kegiatan ini menghadirkan narasumber H. Nur Asyur dan Hj. Umi Farida dengan tema “Rumah Tangga Tempat Ujian Berbalut Kasih Sayang.”
Dalam sambutannya, Ketua Pembina Sekolah Albanna, H. Oktan Hidayat, menyampaikan bahwa bulan November menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan Hari Guru Nasional, hari yang diperingati untuk mengenang para pahlawan ‘tanpa tanda jasa’.
“Bulan November adalah bulan spesial, ada Hari Guru sebagai pahlawan kita,” ujar H. Oktan Hidayat.

Kajian berlangsung hangat dan penuh makna. Para pemateri menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan perjalanan mencari keberkahan dan ridho Allah SWT.
“Cinta itu memberi, bukan menerima. Tuntutlah diri kita untuk memberi yang terbaik dalam rumah tangga,” pesan Hj. Umi Farida.

Disampaikan pula bahwa dalam kehidupan rumah tangga, niat menjadi kunci utama. Segala sesuatu akan bergantung pada niat yang kita tanamkan sejak awal.
“Motivasi menikah kita harus karena Allah, bukan sekadar memenuhi keinginan pribadi. Fokuslah pada apa yang bisa kita berikan, bukan hanya apa yang bisa kita dapat,” ujar H. Nur Asyur.
Melalui kajian ini, diharapkan seluruh pegawai Sekolah Albanna dapat semakin memahami makna pernikahan sebagai ladang ujian sekaligus tempat menumbuhkan kasih sayang yang diridhai Allah SWT.








